Minggu, 17 Maret 2013

Cara download di Youtube jika tidak muncul opsi download

Hai, saya Dhwati Esti Widhayang akan membagi-bagikan cara download video di youtube jika opsi download tidak muncul. [[Tutorial Download Video Youtube ketika tidak ada opsi download]]

Seringkali kalau tidak punya IDM atau saat IDM error/ rusak, opsi download di youtube tidak muncul. Kalau sudah 'kebelet' pengen download video itu, bisa ikuti langkah-langkah yang saya temukan beberapa hari yang lalu: xD

-Klik Video dan mainkan seperti biasa, coba-coba dulu cari opsi download di sebelah pojok kanan atas video. Jika masih tidak ada, lakukan hal berikut;

-Copy URL/Alamat video tersebut, atau lebih praktisnya edit 'www.youtube'-nya menjadi 'ssyoutube' kemudian enter.
sebagai contoh: www[dot]youtube.com/DEWidhayang menjadi ssyoutube.com/DEWidhayang
Perhatian: pada 'ssyoutube' tidak ada [dot] seperti di 'www.youtube'

Sabtu, 16 Maret 2013

Versi Teks Defense Devil Chapter 09


Sebelumnya: Defense DevilChapter 08

---Dunia Setan---
“Apa kau sudah mendengarnya, Sugal?” tanya seseorang. “Adikmu, Ponzol, dikalahkan oleh pangeran yang telah diusir…”
“Dan menurut gossip dia menyebut dirinya ‘pengacara’. Lalu menyelamatkan arwah yang harus masuk ke neraka.” Ucap orang yang lain. “Apa tidak masalah terus membiarkannya…?”

Mahkluk yang bernama Sugal itu hanya diam saja, tangannya menggoreskan rumus-rumus dan formula di udara dengan asap rokoknya.

“Apa yang sedang kau lakukan, Sugal?”

“Aku sedang mencoba menaruh bola besi di atas sana.” Ucap shinigami bernama Sugal itu. Ia menunjuk ke arah puncak runcing yang ada bola besi di atasnya, puncak itu turun melandai. “…Lalu dibawahnya ada kriminal. Dan dengan menghitung energi saat bola itu menggelinding, kalau mendorongnya tepat, maka massa yang dimiliki bola akan lebih efektif.”

Payung, a "K"-anime fanfiction


Disclaimer: K is not mine
.
Anime/Manga: K
.
Pairing: Isana Yashiro-Neko nyan, dll
.
Genre: Romance, Sad
.
Warning: OOC, Typo, gaje
.
.
Moshimoshi, aku Dhwati Esti Widhayang! Ini pertama kalinya aku membuat fanfic diluar Naruto :3 ini diambil sedikit dari kisah aslinya…

Don’t like? Don’t read!

Rabu, 20 Februari 2013

Versi Teks Amnesia episode 1 bagian 4

Sebelumnya: Episode 1 bagian 3


“Um…” gadis itu mencoba-coba membuat parfait yang dia sendiri tidak tahu cara membuatnya.

“Ada apa?” tanya Ikki yang curiga dengan gerak-gerik gadis itu. “Jangan bilang kau lupa bagaimana cara membuatnya.” Ikki mendekati gadis itu.

“Sial, aku rasa dia curiga!!” ucap Orion.

“Um, aku…”

Ternyata Ikki mengambil sebuah kotak dibawah di dekat gadis itu, “Tuangkan flakes ke dalam gelas…” ucapnya. “Kemudian tuangkan krim diatasnya. Lalu susun buah dan ditambahkan es krim. Dan cokelat di atasnya…” ternyata Ikki memberitahu gadis itu cara membuat parfait. “…Nah, selesai.”



Versi Teks Amnesia episode 1 bagian 3

Sebelumnya: Episode 1 bagian 2


Gadis itu belum tidur, atau lebih tepatnya tidak bisa tidur. Bagaimana mungkin orang yang bahkan tidak tahu siapa dirinya dapat tidur dengan tenang!?

“Siapakah aku…?” gumam gadis itu.

Pagi hari sudah tiba, sinar matahari yang menembus masuk mengejutkan gadis itu dan membuatnya terbangun.

“Selamat pagi.” Sapa Orion yang sudah melayang-layang disamping gadis itu.

“Selamat pagi.” Balas gadis itu.

“Apa ingatanmu yang kemarin masih ada?” tanya Orion.

“Ya..”

Versi Teks Amnesia episode 1 bagian 2


Sebelumnya: episode 1 bagian1

“Apa kau dari tadi tidak mendengarkan?” tanya Toma.

“Aku tidak bisa mengikuti pembicaraannya.” Pikir gadis itu. “Aku kenal dengan orang ini, tapi aku tidak mengingatnya…”

“Oi, aku rasa dia…” ucap Toma yang curiga dengan tingkah laku gadis itu.
“Sudahlah, jangan bersikap seperti seorang wanita tua.” Ucap Shin.

“Hampa…” pikir gadis itu.

Versi Teks Amnesia episode 1 bagian 1


Terjadi kebakaran di sebuah rumah, di dalamnya ada seorang gadis berlari menuruni tangga dan berusaha menyelamatkan diri. Beberapa puing bangunan yang jatuh hampir mengenai gadis itu, namun Ia berhasil menghindar. Api yang dilihat gadis itu tiba-tiba saja berubah menjadi bayangan air dalam kegelapan, gadis itu semakin tenggelam ke dasar… Ia berusaha menggapai perahu yang terlihat, tapi….

“Bisakah kau mendengarku?”

Gadis itu melamun di penyebrangan lampu merah, ketika orang-orang menyebrang, Ia hanya diam di tempat.

“Bisakah kau mendengarku?”

Gadis itu membuka matanya, dan ternyata Ia sedang berada di tempat semacam kafe dan baju pelayan membungkusi tubuhnya. Namun semuanya tiba-tiba menjadi gelap… menjadi titik hitam dan lenyap…

“Bisakah kau…”