Sebelumnya: Defense Devil chapter 10
“Malam itu sangat gelap.
Cahaya bulan pun seolah di telan kegelapan.” Ucap Paul. “Dan hanya dengan satu
tembakan… dia tewas.”
Defense Devil: Judgement 3 – PahlawanPart III
Text Version by esti-widhayang.blogspot.com
Author: Dhwati Esti Widhayang
Text Version by esti-widhayang.blogspot.com
Author: Dhwati Esti Widhayang
Paul menceritakan kembali
adegan ketika Ia melakukan pembunuhan. “Ini bahkan jauh lebih gampanga daripada
gang menembak.”
“Membunuh orang… gampang…?” tanya Kucabara.
Paul terdiam. Ia, Kucabara, dan Bichiura sedang berada di tempat kejadian sekarang. Kucabara menorehkan sebuah garis putih di tempat yang kira-kira merupakan tempat jatuhnya korban setelah tertembak.
“Kenapa, Paul? Kenapa kau membunuh!? Bahkan dia seorang guru TK…!”
“Entahlah, aku tidak ingat.” Jawab Paul enteng. “Yang kuingat, setelah membunuh wanita itu…waktu kabur ke hutan, muncul…” Paul mengingat-ingat lagi sosok besar seekor beruang. Mungkin hewan itulah yang membunuhnya.
“Membunuh orang… gampang…?” tanya Kucabara.
Paul terdiam. Ia, Kucabara, dan Bichiura sedang berada di tempat kejadian sekarang. Kucabara menorehkan sebuah garis putih di tempat yang kira-kira merupakan tempat jatuhnya korban setelah tertembak.
“Kenapa, Paul? Kenapa kau membunuh!? Bahkan dia seorang guru TK…!”
“Entahlah, aku tidak ingat.” Jawab Paul enteng. “Yang kuingat, setelah membunuh wanita itu…waktu kabur ke hutan, muncul…” Paul mengingat-ingat lagi sosok besar seekor beruang. Mungkin hewan itulah yang membunuhnya.

