Selasa, 09 Juli 2013

Versi Teks Date a Live episode 12 [END] bagian 1


Tobiichi terpaku melihat video tentang pertempuran melawan Kurumi. Sosok Spirit Api yang Ia lihat sangat familiar baginya. Ia menatap Spirit Api di video itu dengan seluruh kebencian di matanya.

“Itsuka… Kotori!!!”

Di taman bermain, Shido dan Kotori sedang menaiki wahana yang naik ke atas dengan perlahan, lalu saat sampai puncaknya, wahana itu akan meluncur ke bawah dengan sangat cepat.

“Shido… ini…” ucap Kotori dengan wajah pucat.

“Kotori, bersiaplah..” ucap Shido dengan troll face-nya. Lalu…

“UWAAAAAAAA!!!!”

Selalu dan selalu, emosi selalu saja memicu konflik. Sang Api Merah yang lupa akan kebenarannya, dan Sang Api Putih yang menemukan kebenaran… Saat kedua Api bertemu, dunia akan menjadi abu..

Senin, 08 Juli 2013

Versi Teks Date a Live episode 11 bagian 4

Seusai bermain-main, mereka semua pergi untuk makan di sebuah café sederhana disana.

“Ini sangat enak, Shido~” ucap Tohka.

“Enak.” Ucap Yoshino.

“Sungguh? Syukurlah.” Ucap Shido. Ketika Shido melirik Kotori, adiknya itu nampak sangat kesal melihat Shido yang harusnya kencan dengannya hari ini, justru bermesraan dengan Tohka. “Reine-san, bagaimana tingkat ketertarikan hati Kotori?” bisik Shido.

“Tidak turun dan juga tidak meningkat.” Ucap Reine. “Tidak ada perubahan.”

“Dia benar-benar tidak mengalami perubahan? Aku tidak bisa menyegelnya kalau begini..” pikir Shido.

Kotori meminum segelas jus jeruk untuk meredam amarahnya, namun Ia justru keselek(?). “Uhuk, uhuk!”

“Kau baik-baik saja, Kotori?” Tanya Shido.

“Ya, hanya sedikit keselek(?).” Kotori berdiri lalu pergi.

Versi Teks Date a Live episode 11 bagian 3


Kotori dan Shido bersiap-siap untuk menuju ke tempat mereka akan kencan, namun…

“U-Umoo!!” ucap Tohka.
“Y-Ya..” ucap Yoshino.
“Aku sudah tidak sabar lagi!” ucap Yoshinon. Entah darimana mereka bertiga muncul.

“A-apa yang kalian lakukan disini?!” Tanya Shido.

“Ah, aku lupa mengatakannya…” ucap Reine. “Mereka juga akan ikut kencan ini. Kurasa ini yang terbaik.”

“Heeeh, kau sangat terang-terangan soal kencan ini, ya, Shido.” Ucap Kotori yang terlihat agak kesal. “Aku tertarik.”

“Lihat, Shido! Aku membawa baju renang yang kita beli kemarin!” ucap Tohka.
“Aku juga…” ucap Yoshino.

“Oh… kau sangat baik, ya? Shido?” Kotori terlihat semakin kesal.

Pada akhirnya, mereka bereempat bersama-sama ke Ocean Park.
“Ini hebat!! Ada gunung dan danau dalam gedung!!” ucap Tohka terpesona.

“Banyak sekali air…” ucap Yoshino.
“Ini sangat menarik!” ucap Yoshinon.

Versi Teks Date a Live episode 11 bagian 2

Singkat cerita, Shido memilihkan baju renang untuk tiga wanita itu dan dijadikan sebagai latihannya.

Saat ini, Shido sudah berada di kapal Fraxinus, untuk beristirahat sambil meminum sekaleng minuman kaleng(?).

“Aku harus menyelamatkan Kotori…” ucap Shido. “Aku tidak boleh gagal besok.” Shi meremas tempat minumannya. “Kalau saja aku ingat apa yang terjadi 5 tahun yang lalu… aku tidak ingat bagaimana caraku menyegel kekuatannya dulu.”

“Aku tidak tahu apa video ini akan membantu atau tidak, tapi bagaimana kalau kita tonton video kebakarannya?” ajak Kannazuki.

“Eh? Ada videonya??”


Shido menonton video tentang kebakaran lima tahun yang lalu, itu adalah video dari sebuah stasiun tv.

Versi Teks Date a Live episode 11 bagian 1

Gyaaahh!! Episode ini benar-benar banyak yang harus di sensor!!

Shido berjalan pulang melewati rel kereta api dengan lesu. Ia terus saja teringat kata-kata si Tobiichi,
“Lima tahun yang lalu… dia menyebabkan kebakaran di distrik Nanko di kota Tenguu. Dan… membakar kedua orang tuaku di depan mataku… dia adalah Spirit yang mengendalikan api…”

Shido lalu teringat kata-kata Kotori, “Aku mungkin telah melakukan hal yang buruk 5 tahun yang lalu… bagaimana kalau aku membunuh seseorang?”

Langkah Shido terhenti. Angin berhembus kencang ketika kereta lewat di sampingnya. “Aku dan Kotori tidak mempunyai ingatan tentang 5 tahun yang lalu… kami tidak tahu bagaimana pastinya… tapi…”

“Kotori mungkin hanya dapat menahan kekuatan Spiritnya selama dua hari.” Ucap Reine waktu itu. “Menyelamatkan Kotori…”

“…Hanya aku yang bisa!” pikir Shido.

Adiknya Spirit. Temannya adalah TAR. Dan akhirnya Shido terjebak di antara keduanya…