Versi Teks Anime Blood Lad
Rabu, 10 Juli 2013
Versi Teks Blood Lad episode 1 bagian 1
Selasa, 09 Juli 2013
Versi Teks Date a Live episode 12 [END] bagian 4
Sebelumnya: Date a Live episode 12 bagian 3
Shido meletakkan Kotori di bawah dan maju menghadapi Tobiichi. “Origami,
bukankah kau berkata musuhmu adalah Efreet, bukan seorang manusia, Itsuka
Kotori?”“Kotori bukan Spirit lagi… dia manusia. Maka dari itu, tembak saja aku!” ucap Shido.”Sekarang akulah Efreet!”
Versi Teks Date a Live episode 12 [END] bagian 3
Sebelumnya: Date a Live episode 12 bagian 2
“Eh? Apa yang kau bicarakan?” Tanya Kotori menurunkan senjatanya.
“Lima tahun yang lalu, orang tuaku dibunuh oleh Spirit Api… kaulah yang membunuh mereka… bagaimana kau bisa lupa?!” Tobiichi nampak semakin kesal. “Aku tidak akan pernah melupakannya… maka dari itu… maka dari itu aku akan membunuhmu. Aku akan membunuhmu. Akan kubunuh kau! Efreet!!”
Kotori jadi lemas setelah mendengar perkataan Tobiichi. “Tidak mungkin… aku…” Kotori berjalan mundur dan terjatuh. Tobiichi memanfaatkan kesempatan itu dan langsung bangkit. Ia lalu menembakkan dua cahaya putih yang langsung mengikat erat Kotori.
“Kali ini aku tidak akan meleset!!”
“Ukh…”
“Kotori!!”
“Territory Active…” ucap Tobiichi. “White Licorice… overdrive…”
Versi Teks Date a Live episode 12 [END] bagian 2
Sebelumnya: Date a Live episode 12 bagian 1
BLARRRRR!!! Sebuah bola pelindung melindungi Shido dari ledakan. Entah
darimana, sebuah ledakan menghantam bangku, membuat tempat yang seharusnya
diduduki Kotori lenyap seketika.
“Kotori!!” Shido berniat
mencari Kotori yang nampak menghilang di antara kepulan asap, namun sebuah
pelindung menghalanginya keluar.
Shido melihat ke langit, disana nampak seorang perempuan berpakaian TAR dengan senjata besar siap meluncurkan serangan selanjutnya.
“Shido, tempat ini berbahaya. Menyingkirlah dari sini.” Ucap perempuan itu.
“Origami?!”
Shido melihat ke langit, disana nampak seorang perempuan berpakaian TAR dengan senjata besar siap meluncurkan serangan selanjutnya.
“Shido, tempat ini berbahaya. Menyingkirlah dari sini.” Ucap perempuan itu.
“Origami?!”
Versi Teks Date a Live episode 12 [END] bagian 1
Sebelumnya: Date a Live episode 11
Tobiichi terpaku melihat
video tentang pertempuran melawan Kurumi. Sosok Spirit Api yang Ia lihat sangat
familiar baginya. Ia menatap Spirit Api di video itu dengan seluruh kebencian
di matanya.
“Itsuka… Kotori!!!”
Di taman bermain, Shido dan Kotori sedang menaiki wahana yang naik ke atas dengan perlahan, lalu saat sampai puncaknya, wahana itu akan meluncur ke bawah dengan sangat cepat.
“Shido… ini…” ucap Kotori dengan wajah pucat.
“Kotori, bersiaplah..” ucap Shido dengan troll face-nya. Lalu…
“UWAAAAAAAA!!!!”
Selalu dan selalu, emosi selalu saja memicu konflik. Sang Api Merah yang lupa akan kebenarannya, dan Sang Api Putih yang menemukan kebenaran… Saat kedua Api bertemu, dunia akan menjadi abu..
“Itsuka… Kotori!!!”
Di taman bermain, Shido dan Kotori sedang menaiki wahana yang naik ke atas dengan perlahan, lalu saat sampai puncaknya, wahana itu akan meluncur ke bawah dengan sangat cepat.
“Shido… ini…” ucap Kotori dengan wajah pucat.
“Kotori, bersiaplah..” ucap Shido dengan troll face-nya. Lalu…
“UWAAAAAAAA!!!!”
Selalu dan selalu, emosi selalu saja memicu konflik. Sang Api Merah yang lupa akan kebenarannya, dan Sang Api Putih yang menemukan kebenaran… Saat kedua Api bertemu, dunia akan menjadi abu..
Date a Live: Hal Yang Tidak Bisa Kau Serahkan
Text Version by esti-widhayang.blogspot.com
Author: Dhwati Esti Widhayang
Text Version by esti-widhayang.blogspot.com
Author: Dhwati Esti Widhayang
Senin, 08 Juli 2013
Versi Teks Date a Live episode 11 bagian 4
Sebelumnya: Date a Live episode 11 bagian 3
Seusai bermain-main, mereka
semua pergi untuk makan di sebuah café sederhana disana.
“Ini sangat enak, Shido~” ucap Tohka.
“Enak.” Ucap Yoshino.
“Sungguh? Syukurlah.” Ucap Shido. Ketika Shido melirik Kotori, adiknya itu nampak sangat kesal melihat Shido yang harusnya kencan dengannya hari ini, justru bermesraan dengan Tohka. “Reine-san, bagaimana tingkat ketertarikan hati Kotori?” bisik Shido.
“Tidak turun dan juga tidak meningkat.” Ucap Reine. “Tidak ada perubahan.”
“Dia benar-benar tidak mengalami perubahan? Aku tidak bisa menyegelnya kalau begini..” pikir Shido.
Kotori meminum segelas jus jeruk untuk meredam amarahnya, namun Ia justru keselek(?). “Uhuk, uhuk!”
“Kau baik-baik saja, Kotori?” Tanya Shido.
“Ya, hanya sedikit keselek(?).” Kotori berdiri lalu pergi.
“Ini sangat enak, Shido~” ucap Tohka.
“Enak.” Ucap Yoshino.
“Sungguh? Syukurlah.” Ucap Shido. Ketika Shido melirik Kotori, adiknya itu nampak sangat kesal melihat Shido yang harusnya kencan dengannya hari ini, justru bermesraan dengan Tohka. “Reine-san, bagaimana tingkat ketertarikan hati Kotori?” bisik Shido.
“Tidak turun dan juga tidak meningkat.” Ucap Reine. “Tidak ada perubahan.”
“Dia benar-benar tidak mengalami perubahan? Aku tidak bisa menyegelnya kalau begini..” pikir Shido.
Kotori meminum segelas jus jeruk untuk meredam amarahnya, namun Ia justru keselek(?). “Uhuk, uhuk!”
“Kau baik-baik saja, Kotori?” Tanya Shido.
“Ya, hanya sedikit keselek(?).” Kotori berdiri lalu pergi.
Langganan:
Postingan (Atom)


